Penulis Minggu Kemarin pulang kampung, tepatnya di Desa Penyandingan OKI, berangkat dari terminal pada pukul 10.30 WIB dengan menggunakan mobil rental alias mobil pribadi yang dijadikan taxi, lalu mengapa penulis menggunakan mobil rental ? Pada awalnya mobil ini dianggap bisa lebih cepat jika dibandingkan dengan taxi biasa yang sering menurunkan dan menaikkan penumpang secara bebas, karena penulis pulang kampung disebabkan adanya musibah, ada keluarga dekat yang meninggal dunia di Palembang dan akan dimakamkan di kampungnya yaitu Desa Penyandingan OKI.
Dari sini mulai timbul kesulitan yaitu setelah penulis minta izin dari kantor untuk pulang karena akan mudik alias pulang kampung dengan mengajak keluarga, kami menuju terminal untuk menaiki mobil rental tersebut, namun belum penuh ada penumpang lainnya 3 orang, katanya mau berangkat ternyata tidak waktunya terus molor maunya penumpang terisi penuh yaitu 10 orang, kami merasa tidak enak karena telah dibohongi, akhirnya saya memberanikan diri untuk memberitahukan sang sopir yang dari tadi masih kesana kemari untuk mencari kalau masih ada penumpang yang akan ikut mudik, "Maaf Mas katanya mau berangkat kok belum ?", mendengar hal itu sang sopir cemberut dan mengomel bahwa mobil itu tidak bisa berangkat cepat-cepat karena sewanya mahal. Kami mau pindah ke mobil lain merasa tidak enak, karena sudah terlanjur menaiki mobil tadi, ya kita terpaksa mengalah. Akhirnya berangkat juga namun hari sudah siang yaitu jam 10.30 WIB padahal perkiraan kami akan berangkat pada jam 7.00 WIB pagi dan masih sempat ikut takziah kerumah duka sebelum dimakamkan.
Setelah sampai ke Desa Penyandingan kami sudah mendapatkan kesulitan yang kedua yaitu mayat telah berangkat ke pemakaman, apakah kita akan kesana atau cukup kerumah duka saja ?? Karena kami sampai ke Desa Penyandingan sudah jam 13.00 WIB maka kami memutuskan untuk takziah saja kerumah duka karena sebentar lagi orang-orang telah kembali dari pemakaman, dan perkiraan kami ternyata benar. Belum hilang keringat dan kelelahan yang kami rasakan, tiba-tiba orang telah ramai alias sudah pulang dari pemakaman.
Nah cara mengatasi kesulitan seperti ini yang paling gampang adalah kita menggunakan mobil pribadi. Tapi sayang penulis belum ada mobil pribadi. Dan yang kedua kita bisa menggunakan mobil rental pribadi yang di cater, tapi penulispun tidak punya banyak uang untuk menyaternya. Maklumlah gaji pas-pasan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar