Minggu, 30 Januari 2011

Menyederhanakan masalah

Kita hidup tidak bisa melepaskan diri dari yang namanya "masalah kehidupan", berlarilah anda ke kekutub utara atau ke selatan tetap ada masalah, contohnya masalah kecil saja seperti perdebatan dalam rumah tangga, tidak bisa dihindari, ada-ada saja penyebabnya seperti salah pengertian, salah bicara, salah tindakan, salah yang disebabkan oleh anak dan sebagainya. 
Semestinya masalah itu bisa disederhanakan dengan mengetahui dan memahami duduk persoalannya, sehingga perdebatan bisa segera diakhiri dengan mengucapkan maaf, misal suami yang salah ia harus minta maaf kepada isterinya, demikian pula sebaliknya. Perkataan maaf ini jangan ditunda-tunda apalagi sudah jelas-jelasnya kita bersalah kepadanya, Allahpun selalu membukakan pintu ma'afnya, apalagi kita sebagai manusia harus memberikan ma'af kepada orang atau keluarga yang telah berbuat salah kepada kita, karena manusia selalu khilaf atau lupa akan kesalahannya.
Demikian pula halnya dalam peraturan, tolong buatlah peraturan yang sederhana dan sifatnya membantu orang-orang yang membutuhkan pertolongan bukan sebaliknya mempersulit dan menggunakan kesempatan dalam kesempitan, selalu ingin untuk dijadikan uang, hal seperti ini sulit untuk membantu orang lain, orang malah menjadi susah bila berhadapan dengan-Nya, kalau tidak ada uang maka masalahnya tidak bisa dibantu, orang sudah sulit dan miskin ditambah lagi penderitaannya karena perbuatan kita.Nauzubillah.
Nah teman-teman selamat menyederhanakan masalah dan bantulah mereka yang meminta bantuan anda, tanpa menambah beban penderitaan mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar