Senin, 31 Januari 2011

Buah cermin

Buat temanku dari Malaysia
Pohon Cermin memang tidak terlalu banyak dibudidayakan di daerah kami khususnya di Ogan Komering Ilir, namun walaupun demikian kita masih dapat merasakan buah cermin yang berwarna kuning dari buah yang masih muda sampai menjadi buah yang sudah tua, kalau sudah matang ia akan gugur dengan sendirinya.
Untuk melihat gambarnya adalah sebagai berikut :
Temanku silahkan ketik pada URL : www.Google.com/buah cermin, setelah tampil pilihlah buah cermin.
Buah cermin biasa dimakan dengan dibuat rujak dengan nama "rujak buah cermin" rasanya maknyus masam pedas, bagi mereka yang kurang nafsu makan silahkan dicoba rujaknya, setelah 30 menit silahkan makan nasi, mudah-mudahan nafsu makannya membaik.
Itulah buah yang ada kemiripan rasanya dengan "buah kuning telur" yang berasal dari Malaysia, silahkan datang ke Indonesia dan cicipilah. Semoga temanku dapat merasakan kemiripan rasanya. Terima kasih atas kunjungannya, salam selalu.

Minggu, 30 Januari 2011

Menyederhanakan masalah

Kita hidup tidak bisa melepaskan diri dari yang namanya "masalah kehidupan", berlarilah anda ke kekutub utara atau ke selatan tetap ada masalah, contohnya masalah kecil saja seperti perdebatan dalam rumah tangga, tidak bisa dihindari, ada-ada saja penyebabnya seperti salah pengertian, salah bicara, salah tindakan, salah yang disebabkan oleh anak dan sebagainya. 
Semestinya masalah itu bisa disederhanakan dengan mengetahui dan memahami duduk persoalannya, sehingga perdebatan bisa segera diakhiri dengan mengucapkan maaf, misal suami yang salah ia harus minta maaf kepada isterinya, demikian pula sebaliknya. Perkataan maaf ini jangan ditunda-tunda apalagi sudah jelas-jelasnya kita bersalah kepadanya, Allahpun selalu membukakan pintu ma'afnya, apalagi kita sebagai manusia harus memberikan ma'af kepada orang atau keluarga yang telah berbuat salah kepada kita, karena manusia selalu khilaf atau lupa akan kesalahannya.
Demikian pula halnya dalam peraturan, tolong buatlah peraturan yang sederhana dan sifatnya membantu orang-orang yang membutuhkan pertolongan bukan sebaliknya mempersulit dan menggunakan kesempatan dalam kesempitan, selalu ingin untuk dijadikan uang, hal seperti ini sulit untuk membantu orang lain, orang malah menjadi susah bila berhadapan dengan-Nya, kalau tidak ada uang maka masalahnya tidak bisa dibantu, orang sudah sulit dan miskin ditambah lagi penderitaannya karena perbuatan kita.Nauzubillah.
Nah teman-teman selamat menyederhanakan masalah dan bantulah mereka yang meminta bantuan anda, tanpa menambah beban penderitaan mereka.

Rabu, 26 Januari 2011

Kesabaran Tingkat Tinggi

Kita sebagai manusia harus memiliki kesabaran tingkat tinggi, mengapa ? Karena kata pepatah "Semakin lama hidup akan semakin banyak yang dirasakan", pepatah ini sangat benar sebab seorang manusia jika ia diberikan umur yang panjang oleh Allah SWT maka ia akan merasakan banyaknya hal-hal dialami diluar kemampuan dan logika sebagai manusia biasa, hal ini harus kita hadapi dengan kesabaran tingkat tinggi, apalagi di zaman kita sekarang yang katanya zaman modern, zaman serba bisa, zaman canggih, entah zaman apalagi istilahnya, yang penting kita harus memegang kesabaran tingkat tinggi.
Kesabaran memang banyak membawa keberuntungan dan ketidaksabaran banyak membawa petaka, hal ini dapat kita rasakan dan dapat kita saksikan baik yang dialami dalam penghidupan kita sehari-hari maupun dalam tontonan seperti digambarkan oleh sebuah sinetron, film dan pertunjukan-pertunjukan, anda tidak percaya ?? silahkan saksikan sendiri dan kemudian anda kelola atau analisa, seandainya anda yang menjadi pemeran utamanya dalam cerita yang barusan anda saksikan tadi, mungkin jalur ceritanya akan berubah total dan akan lebih menarik atau sebaliknya akan menjadi lebih jelek dan jahat.
Kesemuanya tergantung kepada anda yang menilai ceritanya dan tergantungpula dengan kesabaran tingkat tinggi yang anda miliki. Selamat memakai dan menggunakan kesabaran tingkat tinggi anda, karena semua manusia memiliki kesabaran tingkat tinggi yang berbeda.

Selasa, 25 Januari 2011

Penomena Alam

Teman-teman, mungkin penomena alam seperti ini sering terjadi di tempat teman-teman, namun untuk negara kami Indonesia hal seperti ini masih jarang terjadi dan mungkin dapat dikelompokkan kedalam "keajaiban dunia", mengapa karena hal seperti ini tidak mungkin dapat dikerjakan oleh manusia dalam waktu yang singkat yaitu sekitar lebih kurang 1 jam bersamaan dengan turunnya hujan dan angin yang kencang.
Orang menyebutnya sebagai "Crop Circle" yang terdapat di daerah Jogyakarta, tepatnya didaerah Sleman, mengapa disebut demikian karena didaerah persawahan ini terbentuklah gambar lingkaran yang sangat rapi dan teratur, inilah gambarnya :
Ukuran lingkarannya 50 - 70 meter diatas areal persawahan, pada tanggal 24 Januari 2011
Dari gambar ini penulis yakin bukanlah buatan manusia, karena penataannya sangat rapi dan kelihatan indah dipandang mata, tidaklah mungkin dikerjakan oleh tangan manusia, apalagi dalam waktu yang singkat.
Sekarang sedang diselidiki oleh banyak pihak, salah satunya adalah Dekan Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) untuk mengumpulkan para ilmuwan untuk membahas crop circle tersebut.
Teman-teman yang ingin menyaksikan dari dekat silahkan datang ke Indonesia, langsung ke Jogyakarta dan Sleman. Selamat menyaksikan.
UFO1.JPG

Senin, 24 Januari 2011

Extra hati-hati

Dalam kehidupan ini kita selalu bertindak dan berbuat dalam keadaan berhati-hati, jangan menggunakan aji mumpung, mumpung masih bekerja, mumpung masih punya kekuasaan atau boss dan lain-lain yang serba mumpung, akibatnya kita akan celaka sendiri seperti kata pepatah "mulutmu adalah harimaumu yang siap menerkammu". Jadi kita harus selalu extra hati-hati, apalagi kalau ada pesaing yang berat dan selalu merintangi pekerjaan kita, ia tidak akan tinggal diam, istilah maklampir "awas pembalasanku", artinya mereka selalu mengincar kita, posisi kita, bisnis kita, disaat kita lengah mereka menghancurkan kita alias membalas dendam atas kekalahan mereka tempo hari.
Namun kita tidak boleh menjahati mereka, menghancurkan mereka hanya hati-hati, apalagi mereka tidak berbuat jahat kepada kita, pakailah istilah "praduga tak bersalah" mungkin teman-teman pernah dengar istilah itu, artinya kita tidak mengecap seseorang itu berbuat salah terutama terhadap kita, terkecuali terbukti ia melakukan kejahatan terhadap kita dan disaksikan oleh beberapa orang saksi yang kebetulan melihat kejadian itu.
Extra hati-hati harus kita pakai pada setiap kesempatan, ingin menyeberang jalan hati-hati, ingin makan hati-hati dan lain sebagainya, pokoknya perlu extra hati-hati. Timbul pertanyaan lainnya mengapa harus demikian ? Ya, karena tidak sedikit orang yang celaka karena tidak berhati-hati, tidak sabaran, ingin cepat-cepat selesai, akhirnya yang didapat bukannya kebahagiaan tetapi kedukaan, kerugian, kehilangan kekayaan dan sebagainya. 
Selamat mengerjakan sesuatu selalu dengan extra hati.hati !!!

Minggu, 23 Januari 2011

AC bocor

Mencari sesuatu yang menjadi penyebab kebocoran AC bukanlah hal yang mudah, ceritanya begini, ruangan penulis sering kebanjiran alias lantainya sering basah yang disebabkan oleh bocornya AC yang telah berusia tua dan kurangnya dana perawatan. Hampir setiap hari penulis memperhatikan hal ini, karena terlihat tidak enak lantainya basah dan bau lagi, sehingga bekerja di ruangan tersebut tidak nyaman alias resah. Pertama-tama saya memperhatikan AC yang bersangkutan, apakah AC tersebut meneteskan air atau tidak, jika meneteskan air berarti AC ini telah tersumbat ataunya pembekuan yang mengakibatkan kebocoran, setelah penulis amati ternyata ACnya tidak meneteskan air.
Kedua apakah ACnya terlihat basah atau mengembun, setelah penulis perhatikan ternyata tidak, artinya ACnya masih berjalan normal alias tidak tersumbat. Penulis terus mencari penyebab basahnya lantai tersebut, dan akhirnya penulis mengamati lebih cermat lagi.
Ketiga setelah diamati secara seksama ternyata selang-selangnya menjadi basah setelah berjam-jam dihidupkan dan dari selang atau pipa ini mengalir melalui dinding terus menuju ke lantai bawah dan lama kelamaan aliran air tadi menjadi banyak dan mengakibatkan lantai menjadi basah.
Solusinya adalah melepaskan selang yang telah menempel pada dinding atau mengganjal selang tersebut agar tidak menempel pada dinding yang berhubungan langsung dengan lantai, sehingga air yang mengalir pada selang atau pipa tidak menetesi lantai atau memindahkan selangnya kedalam paret atau got yang kemudian dialirkan keluar ruangan. Nah ini dapat teman-teman praktekkan apabila mengalami hal yang sama, selamat mencoba.

Kamis, 20 Januari 2011

Arti Hidup adalah sebuah cerita

Hidup kita merupakan suatu cerita sama halnya dengan sebuah sandiwara yang peran utamanya dalam cerita itu adalah kita sendiri, bagaimana kita harus berekting dengan baik dan sesuai dengan cerita yang akan dilakoni, sehingga para penonton terhanyut seolah-olah terjadi sebenarnya. Demikian juga kita sebagai manusia seharusnya dapat memerankan apa yang semestinya seperti adanya pengakuan sadar atau tidak sadar, suka atau tidak suka bahwa "ALLAH SWT" adalah Tuhan Kita, tapi sayang pengakuan ini setelah sampai kedunia kita masing-masing masih banyak yang berubah, buktinya adanya macam-macam kepercayaan yang dianut manusia sehingga terdapatlah berpuluh atau beratus kelompok manusia dengan kepercayaan yang berbeda. Dan yang paling parah adalah tidak mengakui "ALLAH SWT sebagai Tuhan-Nya" Nauzulbillah. 
Dari sini jelas bahwa kehidupan manusia merupakan suatu cerita sampai manusia itu meninggalkan dunia ini barulah ceritanya berakhir, ektingnya selesai, yang tinggal adalah Sejarah-Nya, orang kita menyebutnya sebagai kenangan. Oh bapak itu dulunya baik, seperti ...... mereka ceritakan kembali kebaikannya, demikian juga ada orang yang menceritakan keburukannya, itulah manusia.
Himbauan dari penulis " jadilah manusia yang dapat memelihara bumi dan jangan menjadi manusia perusak di muka bumi". Hal ini akan merugikan diri sendiri dengan mendapatkan siksa dan derita yang akan dialaminya baik diatas dunia maupun di akherat kelak. Marilah kita kembali kepada Allah SWT agar kita dapat berekting sesuai dengan jalur cerita yang sebenarnya. Amin.

Rabu, 19 Januari 2011

Pengguna Jalan

Orang-orang yang memakai jalan sebagai sarana untuk menuju ke suatu tempat sering atau belum pernah dengar disebut Pengguna Jalan, mengapa disebut demikian ? Karena mereka menggunakan jasa jalan sebagai penghubung ke tempat lain dan tidak bisa menggunakan jasa angkutan sungai. Tapi sayang kadang-kadang dapat kita rasakan atau dapat dilihat orang-orang menggunakan kendaraan biasanya lebih mendominasi pemakaian jalan jika dibandingkan dengan pejalan kaki, kita sudah pada minggir tetapi tetap jalan yang kita pakai digunakan oleh kendaraan yang lalu lintas menyebabkan kita berhenti berjalan karena didepan kita ada kendaraan yang sengaja mengambil jalur kita. Coba bayangkan hal-hal seperti ini sering kita lihat atau dirasakan, semestinya kendaraan jangan terlalu mengambil jalan yang telah digunakan untuk para pejalan kaki, kasihan mereka sudah berjalan kaki jalurnya diambil lagi oleh kendaraan.
Dan lebih parah adalah para pejalan kaki susah untuk menyeberang jalan, karena orang-orang punya kendaraan tidak memberi kesempatan kepada pejalan kaki untuk menyeberang jalan dengan leluasa atau diberikan kesempatan oleh para pengendara roda empat ataupun roda dua karena dijalankan dengan cepat, sehingga pejalan kaki lama menunggu untuk dapat menyeberangi jalan.  
Wahai orang-orang yang punya kendaraan sabarlah sedikit dan berikanlah kesempatan kepada para pejalan kaki atau pengendaara sepeda untuk dapat menyeberangi jalan dan menggunakan jalan bersama-sama dengan baik dan taatlah kepada rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasangkan oleh pemerintah agar tidak terjadi kecelakaan.
Satu lagi, yang tidak kalah pentingnya yaitu  jika hari hujan tolong orang-orang yang mengemudikan kendaraannya jangan menabrak air yang tergenang dijalan dengan sesukanya, karena akan menyirami para pejalan kaki sehingga pakaian mereka menjadi  basah dan kotor, kalian akan mendapatkan sumpah serapah dari pejalan kaki yang sama-sama ingin memakai jalan. Sebaiknya jalankan kendaraan dengan pelan atau meminggirkan kendaraan dengan hati-hati jangan sampai menyenggol para pejalan kaki, karena mereka punya hak yang sama untuk menggunakan jalan.

Senin, 17 Januari 2011

Tahukah Anda cara Mengatasi sesuatu bila Mengalami Kesulitan ??

Penulis Minggu Kemarin pulang kampung, tepatnya di Desa Penyandingan OKI, berangkat dari terminal pada pukul 10.30 WIB dengan menggunakan mobil rental alias mobil pribadi yang dijadikan taxi, lalu mengapa penulis menggunakan mobil rental ? Pada awalnya mobil ini dianggap bisa lebih cepat jika dibandingkan dengan taxi biasa yang sering menurunkan dan menaikkan penumpang secara bebas, karena penulis pulang kampung disebabkan adanya musibah, ada keluarga dekat yang meninggal dunia di Palembang dan akan dimakamkan di kampungnya yaitu Desa Penyandingan OKI.
Dari sini mulai timbul kesulitan yaitu setelah penulis minta izin dari kantor untuk pulang karena akan mudik alias pulang kampung dengan mengajak keluarga, kami menuju terminal untuk menaiki mobil rental tersebut, namun belum penuh ada penumpang lainnya 3 orang, katanya mau berangkat ternyata tidak waktunya terus molor maunya penumpang terisi penuh yaitu 10 orang, kami merasa tidak enak karena telah dibohongi, akhirnya saya memberanikan diri untuk memberitahukan sang sopir yang dari tadi masih kesana kemari untuk mencari kalau masih ada penumpang yang akan ikut mudik, "Maaf Mas katanya mau berangkat kok belum ?", mendengar hal itu sang sopir cemberut dan mengomel bahwa mobil itu tidak bisa berangkat cepat-cepat karena sewanya mahal. Kami mau pindah ke mobil lain merasa tidak enak, karena sudah terlanjur menaiki mobil tadi, ya kita terpaksa mengalah. Akhirnya berangkat juga namun hari sudah siang yaitu jam 10.30 WIB padahal perkiraan kami akan berangkat pada jam 7.00 WIB pagi dan masih sempat ikut takziah kerumah duka sebelum dimakamkan. 
Setelah sampai ke Desa Penyandingan kami sudah mendapatkan kesulitan yang kedua yaitu mayat telah berangkat ke pemakaman, apakah kita akan kesana atau cukup kerumah duka saja ?? Karena kami sampai ke Desa Penyandingan sudah jam 13.00 WIB maka kami memutuskan untuk takziah saja kerumah duka karena sebentar lagi orang-orang telah kembali dari pemakaman, dan perkiraan kami ternyata benar. Belum hilang keringat dan kelelahan yang kami rasakan, tiba-tiba orang telah ramai alias sudah pulang dari pemakaman.
Nah cara mengatasi kesulitan seperti ini yang paling gampang adalah kita menggunakan mobil pribadi. Tapi sayang penulis belum ada mobil pribadi. Dan yang kedua kita bisa menggunakan mobil rental pribadi yang di cater, tapi penulispun tidak punya banyak uang untuk menyaternya. Maklumlah gaji pas-pasan.   

Senin, 10 Januari 2011

Pemotongan Mata Uang

Berita pemotongan mata uang sempat menjadi berita heboh, pasalnya pemotongan mata uang sudah pernah terjadi yaitu pada zaman orde baru yaitu dari Rp.1.000,- menjadi Rp.1,-. Untunglah BI melalui kepala biro humasnya menjelaskan bahwa bukan pemotongan mata uang, tetapi Redenominasi yaitu penyederhanaan dalam sistem pembayaran,  namun penulisannya dipotong misalnya Rp.1.000.000,- menjadi Rp.10.000,- demikian juga penulisan harga barang, jika teman-teman terbaca masalah ini jangan terkejut dan jika ingin tahu lebih dalam silahkan hubungan BI.
Penulis menyarankan kiranya pemerintah jangan lagi melakukan pemotongan uang seperti yang pernah terjadi karena hal itu sangatlah memukul dan menyakitkan rakyat, contohnya rakyat kecil yang menyimpan uangnya dirumah, perasaan uangnya sudah banyak dan sudah bisa untuk membeli sesuatu, ternyata uang tidak bisa untuk membeli itu karena nilainya sudah hilang dan banyak rakyat yang menjadi stress atau gila gara-gara hal tersebut.
Oleh karena itu jangan diulangi lagi, walaupun ekonomi kita misalnya mengalami keterpurukan, carikan jalan lain jangan melakukan pemotongan mata uang. Kasihan rakyat kita, sudah miskin menderita pula.

Minggu, 09 Januari 2011

Rezeki Makhluk

Setiap makhluk hidup mempunyai rezeki minimal rezeki untuk makan, tetapi ada makhluk hidup yang mungkin malas untuk mencarinya maka ia belum mendapatkan yang namanya rezeki itu. Penulis pernah membuktikan dan melihat sendiri apa yang dimakan oleh ikan yang sering kita kurung atau pelihara yang sekali waktu kita tinggalkan atau tidak kita urus lagi, padahal ikan itu semestinya kita beri makan setiap hari namun karena kita punya pekerjaan katakan saja seperti mudik semua secara mendadak karena orangtua/keluarga dekat yang sakit menghawatirkan sehingga kita lupa untuk memberi makan ikan (ikan lele). 
Apa yang terjadi ??? Setelah kita sampai kekampung barulah kita ingat bahwa ikan lele tadi belum diberi makan, tentu dalam pemikiran kita ikan tersebut akan mati, ternyata tidak ikan tersebut mencoba mencari sisa-sisa makanan yang telah kita berikan sebelumnya dan disamping itu ia mencari lumut yang tumbuh ditempat ia dikurung untuk dijadikan makanan pengganti. Jadi usaha ikan tersebut adalah mencari lumut dan sisa makanan yang masih ada.
Nah teman-teman artinya hidup ini perlu berusaha agar yang namanya rezeki makhluk itu datang dan diberikan Allah SWT kepada kita. Janganlah kita menjadi pemalas dan uring-uringan di tempat tidur saja.
Selamat berusaha dan beraktifitas sesuai dengan kemampuan kita masing-masing.

Rabu, 05 Januari 2011

Mari Kita Bertanam Sesuatu untuk masa depan

Penulis baru saja membaca dan menyaksikan keadaan di kedua ujung dunia yang lazim disebut sebagai Kutub, baik Kutub Utara maupun Kutub Selatan dalam keadaan yang memperihantinkan, mengapa ? karena kedua kutub ini sebelumnya tidak pernah ditinggalkan yang namanya Es namun sayang untuk masa depan ada kemungkinan Es akan meninggalkannya. Penyebab utamanya menurut pengamatan penulis adalah naiknya suhu udara atau CO2 di Atmosfir atau istilah kita disebut "udara panas", hal ini memang kita rasakan, cobalah teman-teman berjalan kaki ditempat terbuka, apa yang dirasakan udara sangat panas sehingga kita cepat berkeringat dan lelah. 
Kasihan nasib teman-teman kita di kedua kutub yang selama ini merasakan dingin karena Esnya banyak dan tebal dan berubah menjadi hangat karena Esnya banyak mencair atau dimasa depan akan hilang sama sekali alias tanpa Es. Hewan-hewan disini akan mati, termasuk ikan, lalu apakah yang akan kita perbuat sebagai usaha dari Tanah Air Indonesia yang merupakan "paru-paru dunia", agar dapat membantu saudara-saudara kita yang berada di daerah kutub ???
Pendapat penulis yang paling sederhana adalah kita harus menanam sesuatu entah tumbuhan apa, yang penting setiap rumah harus menanam sesuatu tumbuhan-tumbuhan yang kelak akan menjadi semacam kebun atau taman, dan bagi yang punya tanah kosong tanamilah kayu yang lebih besar sebagai peneduh dan bila perlu buahnya dapat dimakan oleh sesama kita. 
Dengan demikian kita telah membantu program pemerintah yaitu penghijauan namun disisi lain kita telah ikut menyelamatkan teman-teman kita yang berada di daerah kutub, dengan banyaknya tanaman insya Allah suhu udara CO2 yang berada di atas Kepulauan Indonesia akan menjadi sejuk dan dapat menyaring udara panas disekitarnya. Kalau pekerjaan ini diteruskan keseluruh dunia, penulis yakin Es di kedua kutub akan menjadi normal kembali, karena suhu (CO2) dunia menjadi normal.
Nah teman-teman mari kita coba dan selamatkan mereka dari kehancuran !!!

Selasa, 04 Januari 2011

Menyikapi kenaikan harga cabe rawit

Penulis agak terkejut melihat kenaikan harga cabe di pasar-pasar tradisional apalagi di super market yang pada permulaan tahun 2011 ini telah dapat menembus harga Rp.100.000,-/kg, padahal minggu kemarin masih berharga Rp.70.000,- sampai dengan. Rp.80.000,-/kg, sedangkan keperluan cabe sangatlah dominan terutama bagi ibu-ibu rumah tangga yang berjualan makanan yang selalu memakai cabe rawit.
Menyikapi kenaikan tersebut sebaiknya ibu-ibu dapat memberitahukan para langganannya kenapa cabe rawitnya sedikit atau cukanya kurang pedas, sehingga langganan tidak hilang atau pindah ketempat lain. Jangan makanan yang biasa pakai cabe rawit diganti dengan cabe murah lainnya, itu sama saja dengan membohongi pelanggan, karena rasa dan bau cabe rawit berbeda dengan cabe lainnya. Lebih baik terus terang saja berhubung harga cabe rawit sangat mahal maka cabenya dikurangi atau tidak pedas, mudah-mudahan langganan tidak kapok dan tetap berbelanja pada ibu-ibu yang menjual makanan.
Saran penulis kalau bapak dan ibu punya lahan dekat rumah, sebaiknya ditanami cabe, lumayan untuk makan dan dapat mengurangi pembelian cabe di pasar. Sebaiknya kalau menanam cabe pilihlah cabe yang matang berwarna merah tua dan segar untuk dijadikan bibit. Ambil bijinya dan kulitnya dapat dimakan. Hamburkan saja biji-bijinya, apalagi dimusim penghujan, insya allah akan tumbuh. 
Nah sekian dulu dan selamat mencobanya !!! 

Senin, 03 Januari 2011

Menghilangkan Bau Jengkol atau Pete

Hampir setiap orang senang makan lalapan disamping sayur, biasanya yang paling dicari adalah jengkol atau pete, gunanya untuk menambah selera makan, kalau penulis senang jengkol atau pete rebus yang matang bila perlu sampai empuk. Nah disini kita sering kewalahan karena baunya, walaupun sikat gigi tapi lama kelamaan bau datang lagi. Apa lagi kalau kita sibuk bekerja, biasanya baunya terasa menyengat dan menjadikan kita sulit bergaul. 
Menurut yang penulis ketahui dari orangtua atau nenek untuk menghilangkan bau Jengkol atau Pete adalah sebagai berikut :
1. Sehabis makan jengkol atau pete, ambil kulitnya cuci bersih-bersih  kemudian kita hancurkan kulitnya, boleh di tumbuk atau di blender atau di ulek sama lumpang batu, kemudian kita beri air yang telah dimasak tapi bukan air hangat, kulit yang telah hancur kita rendam kedalam air tadi, biarkan sekitar 5 menit, kemudian saring pakai saringan yang bersih lalu diminum dengan menambahkan sedikit gula jawa atau madu.
2. Sehabis makan jengkol atau pete, makan beras semampunya dengan cara mengunyah sampai beras menjadi halus atau lunak seperti kalau kita makan permen.
3. Bagi ibu-ibu makan sirih atau nginang yang lengkap. Biasanya baunya akan mengalahkan bau Jengkol atau Pete.
4. Selamat mencoba !!!