Penulis baru saja membaca dan menyaksikan keadaan di kedua ujung dunia yang lazim disebut sebagai Kutub, baik Kutub Utara maupun Kutub Selatan dalam keadaan yang memperihantinkan, mengapa ? karena kedua kutub ini sebelumnya tidak pernah ditinggalkan yang namanya Es namun sayang untuk masa depan ada kemungkinan Es akan meninggalkannya. Penyebab utamanya menurut pengamatan penulis adalah naiknya suhu udara atau CO2 di Atmosfir atau istilah kita disebut "udara panas", hal ini memang kita rasakan, cobalah teman-teman berjalan kaki ditempat terbuka, apa yang dirasakan udara sangat panas sehingga kita cepat berkeringat dan lelah.
Kasihan nasib teman-teman kita di kedua kutub yang selama ini merasakan dingin karena Esnya banyak dan tebal dan berubah menjadi hangat karena Esnya banyak mencair atau dimasa depan akan hilang sama sekali alias tanpa Es. Hewan-hewan disini akan mati, termasuk ikan, lalu apakah yang akan kita perbuat sebagai usaha dari Tanah Air Indonesia yang merupakan "paru-paru dunia", agar dapat membantu saudara-saudara kita yang berada di daerah kutub ???
Pendapat penulis yang paling sederhana adalah kita harus menanam sesuatu entah tumbuhan apa, yang penting setiap rumah harus menanam sesuatu tumbuhan-tumbuhan yang kelak akan menjadi semacam kebun atau taman, dan bagi yang punya tanah kosong tanamilah kayu yang lebih besar sebagai peneduh dan bila perlu buahnya dapat dimakan oleh sesama kita.
Dengan demikian kita telah membantu program pemerintah yaitu penghijauan namun disisi lain kita telah ikut menyelamatkan teman-teman kita yang berada di daerah kutub, dengan banyaknya tanaman insya Allah suhu udara CO2 yang berada di atas Kepulauan Indonesia akan menjadi sejuk dan dapat menyaring udara panas disekitarnya. Kalau pekerjaan ini diteruskan keseluruh dunia, penulis yakin Es di kedua kutub akan menjadi normal kembali, karena suhu (CO2) dunia menjadi normal.
Nah teman-teman mari kita coba dan selamatkan mereka dari kehancuran !!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar