Dalam melakukan pelayanan terhadap publik khususnya pelayanan umum, biasanya kalau kita perhatikan akan ada yang namanya membunuh karakter, tentu hal seperti ini ada penyebabnya antara lain adalah uang. Ceriteranya begini, ada dua orang bersahabat karib pada suatu ketika keduanya sama-sama mau mencari pekerjaan pada suatu perusahaan, si Badu memasukkan lamarannya tanpa menggunakan uang karena ia orang yang pintar tetapi ternyata ia tidak berhasil, setelah 3 jam kemudian datanglah temannya si Aman juga memasukkan lamaran dan memberikan sejumlah uang karena ia merasa bukan orang pintar tetapi ingin mendapatkan pekerjaan, e ternyata ia berhasil dan beberapa hari kemudian ia mulai bekerja.
Nah disini terlihat terbunuhnya karakter si Badu yang sebenarnya ia lebih mampu bekerja dengan pikiran dan tenaganya jika dibandingkan dengan si Aman yang kerjanya kebanyak mengobrol dengan teman-temannya dibandingkan dengan kerjanya. Semestinya hal ini tidak terjadi kalau bukan dikarenakan uang, perusahaan itu telah membunuh karakter si Badu yang ingin sekali untuk bekerja dan rajin belajar hanya dengan sejumlah uang yang nilainya tidak seberapa jika dibandingkan dengan kepintaran yang dimiliki si Badu, ini berarti membunuh karakter bangsa sendiri karena si Aman ternyata orang non pribumi.
Jadi kesimpulannya jika teman-teman memiliki perusahaan tolong jangan membunuh karakter bangsa sendiri, kasihan, karena siapa lagi yang akan memajukan bangsa kita kalau bukan bangsa kita sendiri.
Selamat untuk menjadi orang yang tidak membunuh karakter bangsa sendiri !!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar