Senin, 07 Februari 2011

Budaya Antri

Hal yang biasa kita saksikan pada tempat-tempat tertentu seperti loket pembayaran PLN maupun loket lainnya selalu berjubel orang-orang yang akan melakukan teransaksi berupa pembayaran. Pada zaman dahulu orang biasanya melakukan pembayaran pada waktu pagi hari, mereka berlomba siapa yang paling pagi melakukan teransaksi, ternyata hal ini masih bisa dipakai pada zaman sekarang, malah akan menjadi lebih baik karena terhindar dari berdesak-desakan alias berjubel.
Untuk itu pemerintah mengeluarkan peraturan yaitu sistim antry yang kalau benar-benar dipakai akan menjadikan budaya antri sebagai kebiasaan yang baik, siapa yang datang dahulu ia berada di depan dan akan lebih dahulu dilayani, yang datang belakangan ia berada dibelakang dan tetap mendapatkan pelayanan walaupun lebih lambat karena sesuai dengan nomor antri atau sampai pada gilirannya.
Sebaiknya budaya antri ini tetap dipakai sampai kapanpun karena akan memperlihatkan kepada bangsa lain di dunia bahwa bangsa Indonesia biasa melakukan perbuatan yang baik dan sabar, tidak berebutan ingin lebih cepat untuk dilayani yang dapat membuat petugas menjadi stress dan jengkel, penulis yakin kalau kita biasa mengantri tentu tingkat kesabaran kita akan naik alias membaik dan sebaliknya jika kita malas untuk mengantri tingkat kesabaran kita menurun alias kurang baik, karena pada akhirnya kita akan kalah cepat dengan orang lain, hal ini akan menyakitkan perasaan dan yang lebih jeleknya lagi kita akan mengomel dan marah-marah terhadap petugas maupun sesama klien. Akibatnya kita akan diusir oleh petugas atau satpam dan tentunya teransaksi kita menjadi batal karena tidak dilayani.
Selamat memakai budaya antri !!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar